Scroll to Top
Pupuk Urea kosong di Waingapu, Petani Pasrah
Posted by maxfm on 2nd Juni 2014
| 900 views
Sawah Retang Randa Djawa ( tdk pakai baju ) di Kawangu ada 10 Ha, yang ditananami hanya 30 are karena kurang air, sawahnya bisa hijau karena gunakan pupuk organik
Sawah Retang Randa Djawa ( tdk pakai baju ) di Kawangu ada 10 Ha, yang ditananami hanya 30 are karena kurang air, sawahnya bisa hijau karena gunakan pupuk organik

MaxFM,Waingapu – Petani pasrah, sudah 2 minggu terakhir pupuk urea langka di Waingapu Sumba Timur Nusa Tenggara Timur NTT.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Holtikultura Sumba Timur Okta Mbaku Muku, Senin ( 2/6 ), mengatakan pupuk urea habis di pasaran karena salah perencanaan.

“Kalau selama ini kan macam kita punya karena kegiatan saja jadi kita pakai RDKK, tapi kan unit-unit lainya macam Perkebunan mereka kan ada tanaman sela, tanam padi ada jagung juga di sela tanaman perkebunan, kasus yang sama juga macam Kehutanan, belum lagi masyarakat bebas kan dia pakai pupuk, sementara dia tidak pernah masukkan kebutuhan, sementara yang masuk ke daftar kebutuhan perkabupaten hanya Dinas Pertanian punya, sementara yang di julan toko Cinta Karya kan dia tidak membendakan lagi kelompok yang mana, ujar Okta Mbaku Muku.

Sementara itu Yonas ( 33 thn. ) salah satu petani di Lambanapu Sumba Timur, Senin ( 2/06 ) mengeluhkan, saat ini tanamannya sangat membutuhkan pupuk tetapi barang tidak ada di toko, dirinya sudah menanyakan di toko yang biasa menjual pupuk urea tetapi pupuk tidak ada, juga  tidak kepastian dari toko kapan pupuknya ada, dirinya kuatir tanaman padi dan sayur akan rusak dan gagal panen, lanjut Yonas untuk mengatasi kekurangan pupuk ini terpaksa dirinya menggunakan pupuk kandang seadanya.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons